Kamis, 21 April 2022

Manajemen kelas

Nama: Firmansyah

NIM: 12001172

Kelas: 4F (PAI)



Laporan bacaan.

Assalamu'alaikum wr.wb

Hamdan wasyukron Lillah amma baad

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.

Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang MANAJEMEN KELAS.

Jadi Manajemen kelas ini adalah sebagai sesuatu yang berhubungan dengan pengolahan proses pendidikan untuk mencapai latar belakang manajemen sekolah baik  jangka pendek, jangka menengah, maupun  jangka panjang.  Hal ini dianggap sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dan mengangkat manusia.  Memiliki keimanan dan ketaqwaan, berakhlak mulia, berilmu,  adapun fungsi dari manajemen sekolah ini yaitu proses mengelola sekolah dengan merencanakan, mengorganisasikan, mengajar dan mengawasinya untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Sebagai kepala sekolah, kepala sekolah memposisikan ditentukan di organisasi sekolah. Salah satu titik fokus utama kepala sekolah dalam school management unggul adalah manajemen pembelajaran.

Manajemen sekolah juga bisa didefinisikan sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam upaya peningkatan kinerja sekolah, termasuk keterlibatan guru, siswa, pemimpin sekolah, dan masyarakat termasuk, merupakan pendekatan kebijakan yang ditujukan untuk reformasi sekolah. sistem informasi manajemen dapat dilakukan dengan memperbaiki pendidikan sekolah.


Tujuan manajemen sekolah

Yaitu untuk memberdayakan sekolah melalui pemberian otonomi kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif.

Dari tujuan tersebut tentu ada manfaatnya, diantara nya:

- Meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan sumber daya yang tersedia melalui kemandirian manajemen dan inisiatif sekolah. 


- Meningkatkan kesadaran untuk memberikan pendidikan di antara masyarakat sekolah dan warga dalam pengambilan keputusan bersama. .


- Mengembangkan responsibility sekolah kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah terhadap mutu sekolah. 


- dan yang terakhir memperkuat persaingan sehat antar sekolah untuk tercapainya mutu pendidikan


Prinsip prinsip manajemen sekolah

Implementasi MBS antara lain bertujuan untuk meningkatkan, meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan tanggung jawab kepala satuan pendidikan, meningkatkan kompetisi sehat antar satuan pendidikan, serta meningkatkan efisiensi, relevansi, dan pemerataan pendidikan di daerah. Berdasarkan yang saya baca dari rujukan yang ada Terdapat 5 prinsip pelaksanaan MBS antara lain:


1. Kemandirian

Sekolah yang mandiri dapat diartikan sebagai sekolah yang mampu menyelesaikan segala permasalahan tanpa terlalu mengandalkan campur tangan dari pemerintah pusat. Sekolah diharapkan dapat berupaya menciptakan dan meningkatkan situasi, kondisi, dan budaya kemandirian melalui berbagai cara seperti mengembangkan unit-unit usaha sekolah, membangun kerja sama dengan pihak lain dalam bidang komersial, dan upaya-upaya lain untuk meningkatkan pemasukan pendanaan dan peningkatan program sekolah. 


2. Kemitraan 

Prinsip kemitraan adalah suatu bentuk kerja sama antara sekolah dengan para pemangku kepentingan. Esensi kemitraan pada dasarnya adalah untuk meningkatkan keterlibatan, kepedulian, kepemilikan, dan dari masyarakat baik berupa dukungan moral, pemikiran, tenaga, material, maupun finansial. Bentuk kemitraan yang dapat dilakukan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah sesuai kategori sekolah. Pastikan kemitraan yang terjalin saling menguntungkan dan bersifat sejajar.


3. Pertisipasi

Partisipasi dapat dimaknai sebagai keterlibatan para pemangku kepentingan secara aktif. Konteks partisipasi dalam implementasi MBS antara lain dalam hal pengambilan keputusan, pembuatan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan di sekolah. Tujuan utama peningkatan partisipasi antara lain untuk meningkatkan kontribusi, memberdayakan kemampuan pemangku kepentingan, meningkatkan peran pemangku kepentingan, dan menjamin agar setiap keputusan yang diambil mewakili aspirasi pemangku kepentingan. Upaya peningkatan partisipasi di satuan pendidikan dapat diwujudkan melalui penyediaan sarana partisipasi, advokasi, publikasi sekaligus transparansi terhadap pemangku kepentingan. 


4. Keterbukaan

Sebagai lembaga pendidikan formal yang memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat, maka prinsip keterbukaan sangat penting diimplementasikan. Keterbukaan dapat membangun kepercayaan publik terhadap program-program yang dijalankan oleh sekolah. Upaya yang dapat dilakukan oleh satuan pendidikan untuk membangun keterbukaan kepada publik yaitu dengan mendayagunakan berbagai jalur komunikasi yang tersedia untuk menyampaikan berbagai program yang akan dijalankan serta menyampaikan laporan dari setiap program yang telah berjalan.


5. Akuntabilitas

Akuntabilitas merupakan prinsip yang sangat penting dijalankan oleh sekolah. Akuntabilitas memiliki arti suatu keadaan dimana suatu hal dapat dipertanggungjawabkan. Upaya peningkatan akuntabilitas dapat dilakukan dengan menyusun pedoman pemantauan kinerja satuan pendidikan, menyusun rencana pengembangan sekolah, memberikan tanggapan terhadap pertanyaan dan pengaduan publik. 


https://www.google.com/amp/s/theconversation.com/amp/manajemen-sekolah-adalah-kunci-sukses-siswa-tapi-kualitas-kepala-sekolah-di-indonesia-meragukan-129626




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Laporan bacaan

Nama: Firmansyah NIM: 12001172 Kelas: 4F (PAI) Laporan bacaan. Assalamu'alaikum wr.wb Hamdan wasyukron Lillah amma baad Alhamdulil...