Kamis, 16 Juni 2022

Laporan bacaan

Nama: Firmansyah

NIM: 12001172

Kelas: 4F (PAI)

Laporan bacaan.

Assalamu'alaikum wr.wb

Hamdan wasyukron Lillah amma baad

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.

Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang KURIKULUM PEMBELAJARAN.
Dalam pengertian kurikulum. Secara umum, Pengertian kurikulum adalah seperangkat atau sistem rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pembelajaran yang dipedomani dalam aktivitas belajar mengajar.
Adapun fungsi dari kurikulum ini adalah sebagai alat dalam pendidikan memiliki berbagai macam fungsi dalam pendidikan yang sangat berperan dalam kegunannya. Fungsi Kurikulum adalah sebagai berikut:

Fungsi Penyesuaian: Kurikulum berfungsi sebagai penyesuain adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dilingkungannya karna lingkungan bersifat dinamis artinya dapat berubah-ubah.
Fungsi Integrasi : Kurikulum berfungsi sebagai penyesuain mengandung makna bahwa kurikulum merupakan alat pendidikan yang mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utut yang dapat dibutuhkan dan berintegrasi di masyarakat.
Fungsi Diferensiasi: Kurikulum berfungsi sebagai diferensiansi adalah sebagai alat yang memberikan pelayanan dari berbagai perbedaan disetiap siswa yang harus dihargai dan dilayani.
Fungsi Persiapan: Kurikulum berfungsi sebagai persiapan yang mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan mampu mempersiapkan siswa kejenjang selanjutnya dan juga dapat mempersiapkan diri dapat hidup dalam masyarakat, jika tidak melanjukan pendidikan.
Fungsi Pemilihan: Kurikulum berfungsi sebagai pemilihan adalah memberikan kesempatan bagi siswa untuk menentukan pilihan program belajar yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
Fungsi Diagnostik: Kurikulum sebagai diagnostik mengandung makna bahwa kurikulum adalah alat pendidikan yang mampu mengarahkan dan memahami potensi siswa serta kelemahan dalam dirinya. Jika telah memahami potensi dan mengetahui kelemahannya, maka diharapkan siswa dapat mengembangkan potensi dan memperbaiki kelemahannya.


Komponen Kurikulum
Kurikulum mempunyai 4 unsur komponen yang membentuk/penyusun kurikulum. 4 Unsur komponen kurikulum adalah sebagai berikut :

a. Komponen Tujuan
Kurikulum merupakan suatu sistem pembelajaran yang digunakan untuk mencapai tujuan karna berhasil atau tidaknya sistem pembelajaran diukur dari banyaknya tujuan-tujuan yang tercapai. Tujuan pendidikan menurut permendiknas No. 22 Tahun 2007 pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah adalah sebagai berikut:
Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya.
Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya
Tujuan pendidikan menengah kejurusan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia dan keterampilan hidup mandiri serta mengikuti pendidikan selanjutnya sesuai kejurusan
Tujuan pendidikan institusional adalah tujuan pendidikan yang dikembangkan di kurikuler dalam setiap mata pelajaran disekolah.

b. Komponen Isi (Bahan pengajaran)
Kurikulum dalam komponen isi adalah suatu yang diberikan kepada anak didik untuk bahan belajar mengajar guna mencapai tujuan. Kurikulum memiliki kriteria yang membantu perencanaan pada kurikulum. Kriteria kurikulum adalah sebagai berikut:
Sesuai, tepat dan bermakna bagi perkembangan siswa
Mencerminkan kenyataan sosial
Mengandung pengetahuan ilmiah yang tahan uji
Menunjang tercapainya tujuan pendidikan

c. Komponen Strategi
Kurikulum sebagai komponen strategi yang merujuk pada pendekatan dan metode serta peralatan dalam proses belajar mengajar. Strategi dalam pembelajaran tergambar dari cara yang ditempuh dalam pembelajaran, mengadakan penilaian, pelaksanaan bimbingan dan mengatur kegiatan baik umum maupun yang sifatnya khusus. Strategi Pelaksanaan adalah pengajaran, penilaian, bimbingan, dan penyeluhan kegiatan sekolah. Tercapainya tujuan, ini diperlukan pelaksanaan yang baik dalam menghantarkan peserta didik ke tujuan tersebut yang merupakan tolak ukur dari program pembelajaran (kurikulum).

d. Komponen Evaluasi
Komponen evaluasi dalam kurikulum adalah memeriksa tingkat ketercapaian tujuan suatu kurikulum dalam proses dan hasil belajar peserta didik yang memiliki peranan penting dalam memberikan keputusan dari hasil evaluasi guna dalam pengembangan model kurikulum sehingga mampu mengetahui tingkat keberhasilan suatu siswa dalam mencapai tujuannya.

Terimakasih jika sudah membaca karangan singkat ini, saya selaku penulis mohon maaf jika masih banyak ada kekurangan atau kesalahan, dan mudah mudahan kita semua bisa mengambil hikmah serta pelajaran nya dari karangan yg sederhana ini, akhir kata billahi Taufiq walhidayah wassalamu'alaikum wr.wb





Kamis, 09 Juni 2022

Media pembelajaran

Nama: FirmansyahN

NIM: 12001172

Kelas: 4F (PAI)

Laporan bacaan.

Assalamu'alaikum wr.wb

Hamdan wasyukron Lillah amma baad

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.

Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang MEDIA PEMBELAJARAN.
Dalam dunia pendidikan, contoh media pembelajaran kreatif dan menarik menjadi salah satu hal paling penting dalam kegiatan belajar mengajar.
Meskipun kegiatan belajar mengajar sudah 40% memulai tatap muka, sebagian besar sekolah masih melakukan kegiatan belajar mengajar melalui daring atau online.
Akan tetapi, faktanya terkadang para pengajar lupa bahwa contoh media pembelajaran kreatif dan menarik bisa memudahkan proses belajar menjadi efisien.
Lalu apa si yang dimaksud dengan media pembelajaran kreatif? Bagaimana contoh media pembelajaran yang kreatif dan menarik itu?
Media merupakan suatu alat atau sarana yang memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi. Sedangkan media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim kepada penerima sehingga bisa merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat pembelajaran.
Sedangkan kreatif artinya menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lain atau menghubungkan hal-hal yang tadinya tidak berhubungan. Kreatif artinya adalah sebuah gagasan terhadap konsep dan rencana untuk kemajuan dalam memecahkan masalah-masalah sosial yang sedang berkembang.
Sementara dalam proses belajar, media pembelajaran kreatif merupakan hal penting agar murid atau pelajar bisa lebih mudah memahami materi yang dijelaskan. Ada banyak contoh media pembelajaran kreatif dan menarik yang bisa dicoba dan digunakan.
Umumnya, pada proses belajar mengajar melibatkan psikologi belajar yang merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari hingga menganalisis perilaku manusia dalam proses belajar dan pembelajaran.
Lalu, bagaimana contoh media pembelajaran kreatif dan menarik?
1. Media Manipulatif
Contoh media pembelajaran kreatif dan menarik yang pertama adalah dengan menggunakan media manipulatif. Media ini bisa digunakan untuk berbagai macam bentuk pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan keinginan.

Misalnya seperti menggunakan barang untuk belajar menghitung atau mengenal huruf hingga pembelajaran sains. Contoh media pembelajaran kreatif dan menarik ini bisa membuat murid atau pelajar terlibat dengan proses belajar.

2. Media Video
Contoh media pembelajaran kreatif dan menarik berikutnya adalah dengan menggunakan media video. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa dengan melihat secara visual dan mendengarkan sesuatu, murid atau pelajar akan lebih mudah memahami bahan yang diajarkan.

Contoh media pembelajaran kreatif dan menarik seperti video bisa dijadikan salah satu cara agar proses pembelajaran tidak membosankan. Kamu bisa mencari atau membuat bahan videonya sendiri.

3. Media Gambar
Bisa dikatakan bahwa media gambar merupakan contoh media pembelajaran kreatif dan menarik yang murah dan mudah. Sebagai pengajar, agar proses belajar tidak membosankan, kamu bisa mencari gambar-gambar yang sesuai dengan pelajaran yang diajarkan.

Misalnya, ingin mengajarkan seni lukis. Maka kamu bisa menggunakan gambar pelukis dan hasil karyanya. Contoh media pembelajaran kreatif dan menarik ini bertujuan untuk memvisualisasikan konsep yang ingin disampaikan kepada murid atau pelajar.

4. Media Grafik
Media grafik bisa digunakan sebagai contoh media pembelajaran kreatif dan menarik untuk pelajaran hitung-hitungan. Pembelajaran kreatif dengan menggunakan media grafik bertujuan sebagai penggambaran data kuantitatif untuk menerangkan pelajaran.

Sebagai pengajar, kamu bisa membuat media grafik sekreatif mungkin. Namun jangan lupa untuk mencantumkan keterangan yang lengkap pada contoh media pembelajaran kreatif dan menarik ini agar para murid atau pelajar dapat memahaminya dengan mudah.

5. Media Papan Tulis
Meskipun media papan tulis selalu terlibat dalam setiap proses pembelajaran, kamu bisa bereksplorasi, lho. Contoh media pembelajaran kreatif dan menarik dari media papan tulis adalah mengubahnya menjadi papan flanel.

Sesuai namanya, papan tulis terbuat dari kain flanel yang dapat dilipat dan tentunya akan lebih praktis. Sebagai pengajar, kamu juga bisa mengajak murid atau pelajar untuk memasang dan melepas gambar-gambar yang ditempel dengan mudah.

6. Media Relia
Media relia merupakan contoh media pembelajaran kreatif dan menarik yang diambil dari benda nyata. Media ini tidak selalu harus dihadirkan di dalam kelas, tetapi kamu bisa mengajak langsung murid atau pelajar untuk mengamatinya.

Misalnya seperti belajar mengenai fotosintesis atau praktikum laboratorium. Dengan menggunakan contoh media pembelajaran kreatif dan menarik ini, kegiatan belajar mengajar jadi lebih menyenangkan.

Terimakasih jika sudah membaca karangan singkat ini, saya selaku penulis mohon maaf jika masih banyak ada kekurangan atau kesalahan, dan mudah mudahan kita semua bisa mengambil hikmah serta pelajaran nya dari karangan yg sederhana ini, akhir kata billahi Taufiq walhidayah wassalamu'alaikum wr.wb





Kamis, 02 Juni 2022

Sistem evaluasi

 Nama: Firmansyah

NIM: 12001172

Kelas: 4F (PAI)


Laporan bacaan.


Assalamu'alaikum wr.wb


Hamdan wasyukron Lillah amma baad


Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.


Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang SISTEM EVALUASI.

Sebelum masuk ke definisi atau pengertian serta ke point intinya adakalanya kita terlebih dahulu mengetahui apa itu pengertian dari sistem evaluasi.

Jadi sistem evaluasi ini merupakan proses untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan dalam menentukan sejauh mana dan bagaimana pembelajaran yang telah berjalan agar dapat membuat penilaian (judgement) dan perbaikan yang dibutuhkan untuk memaksimalkan hasilnya.

Lalu apa dan bagaimana sebetulnya kedudukan evaluasi dalam pembelajaran? Untuk mengetahuinya, kita dapat melihat pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 57 ayat 1 yang menyatakan bahwa “evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak berkepentingan, di antaranya terhadap peserta didik, lembaga dan program pendidikan”.

Sehingga kedudukan evaluasi pendidikan mencakup semua komponen, proses pelaksanaan dan produk pendidikan secara total, dan di dalamnya setidaknya terakomodir tiga konsep, yakni: memberikan pertimbangan, nilai (value), dan arti (worth).

Tujuan dari penilaian hasil belajar tentunya sama bersinggungan dengan tujuan evaluasi belajar dan pembelajaran yang dilaksanakan. Evaluasi merupakan faktor penting yang menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, sangat penting untuk benar-benar mengetahui tujuan evaluasi, agar hal yang ingin dicapai dalam proses evaluasi dapat terjadi. Adapun Tujuan evaluasi hasil belajar yaitu:

Mengetahui tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi yang telah diberikan.

Mengetahui kecakapan, motivasi, bakat, minat dan sikap peserta didik terhadap program pembelajaran.

Mengetahui tingkat kemajuan dan kesesuaian hasil belajar peserta didik dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditetapkan.

Mendiagnosis keunggulan dan kelemahan peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Seleksi, yaitu memilih dan menentukan peserta didik yang sesuai dengan jenis pendidikan tertentu.

Menentukan kenaikan kelas.

Menempatkan peserta didik sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Selain itu, ada juga tujuan evaluasi dalam pembelajaran, diantaranya:

1. Mendeskripsikan kecakapan belajar para siswa sehingga dapat diketahui kelebihan dan kekurangannya dalam berbagai bidang studi atau mata pelajaran yang ditempuhnya.

2. Mengetahui keberhasilan proses pendidikan dan pengajaran di sekolah, yakni seberapa jauh keefektifannya dalam mengubah tingkah laku para siswa ke arah tujuan pendidikan yang diharapkan.

3. Menentukan tindak lanjut hasil penilaian, yakni melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam hal program pendidikan dan pengajaran serta strategi pelaksanaannya.

4. Memberikan pertanggungjawaban dari pihak sekolah kepada pihak-pihak yang berkepentingan.


Selain berbagai tujuan di atas, pentingnya evaluasi dalam pembelajaran dapat dilihat dari fungsi atau kegunaan yang dimilikinya.

Adapun fungsinya sebagai berikut:

Fungsi formatif,

yakni untuk memberikan umpan balik kepada guru sebagai dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran dan mengadakan program remedial jika diperlukan bagi peserta didik.

Fungsi sumatif,

yaitu menentukan nilai kemajuan atau hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran tertentu, sebagai bahan untuk memberikan laporan kepada berbagai pihak, penentuan kenaikan kelas, dan penentuan lulus tidaknya peserta didik.

Fungsi diagnostik,

yakni untuk memahami latar belakang meliputi latar psikologis, fisik, dan lingkungan peserta didik yang mengalami kesulitan belajar, yang hasilnya dapat digunakan sebagai dasar dalam memecahkan kesulitan-kesulitan tersebut.

Fungsi penempatan,

yaitu menempatkan peserta didik dalam situasi pembelajaran yang tepat (misalnya dalam menentukan program spesialisasi) sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik




Terimakasih jika sudah membaca karangan singkat ini, saya selaku penulis mohon maaf jika masih banyak ada kekurangan atau kesalahan, dan mudah mudahan kita semua bisa mengambil hikmah serta pelajaran nya dari karangan yg sederhana ini, akhir kata billahi Taufiq walhidayah wassalamu'alaikum wr.wb









Kamis, 26 Mei 2022

Strategi pembelajaran

 Nama: Firmansyah

NIM: 12001172


Kelas: 4F (PAI)

Laporan bacaan.

Assalamu'alaikum wr.wb

Hamdan wasyukron Lillah amma baad

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.

Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang STRATEGI PEMBELAJARAN.
Sebelum masuk ke definisi atau pengertian serta ke point intinya Dalam meningkatkan kualitas seorang siswa, misalnya dalam hal kualitas pendidikan adalah dengan membentuk strategi pembelajaran yang tepat.

Strategi pembelajaran ini sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan, sehingga sistem belajar mengajar di kelas tidak menjadi monoton atau membosankan serta dapat membantu siswa dalam mengembangkan pola berpikirnya.
Lalu apa si strategi pembelajaran itu sendiri? Secara umum pengertian atau definisi strategi pembelajaran adalah suatu usaha menggunakan strategi yang sistematis yang dilakukan secara efektif untuk mendapatkan suatu prestasi dan juga keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran.
Khususnya dalam dunia pendidikan, strategi ini dapat diartikan sebagai suatu rancangan sekaligus metode dalam mencapai tujuannya. Strategi pembelajaran adalah suatu rencana, yang didalamnya terdapat rangkaian kegiatan yang dirancang secara khusus.

Jenis jenis strategi pembelajaran
Dalam pelaksanaan pendidikan tentunya banyak contoh strategi pembelajaran yang dapat digunakan. Misalnya, jika strategi pembelajaran memiliki sisi positif dan negatif, perlu diketahui apa sisi negatif dan positifnya. agar lebih mudah dikendalikan. Dan berikut ini penjelasannya:

1. Metode ceramah
Jenis strategi pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah yaitu penuturan materi dalam bahan ajar secara lisan yang dilakukan oleh guru. Terdapat kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan metode pembelajaran yang satu ini.
Yakni Kelebihannya:
Ini adalah metode atau cara yang mudah dan murah.
Dapat menyajikan materi pelajaran secara luas dan lebih detail.
Guru dapat mengontrol keadaan kelas dengan lebih mudah.

Kekurangan:
Materi yang diserap siswa hanyalah apa yang diajarkan guru di dalam kelas.
Tidak ada peragaan khusus dari setiap materi yang disajikan.
Siswa juga sering merasa bosan jika guru tidak memiliki kemampuan berbahasa yang baik.
Lebih sulit untuk mendeteksi tingkat pemahaman siswa.

2. Metode demonstrasi
Metode demonstrasi merupakan jenis pembelajaran yang menyajikan materi pelajaran kepada siswa yang digabungkan dengan penjelasan. Tujuannya agar siswa dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran yang dijelaskan.

Kelebihan:
Siswa tidak akan ketinggalan pemahaman karena penjelasan disertai dengan latihan.
Proses pembelajaran juga akan lebih menarik karena siswa tidak hanya mendengarkan.
Dengan proses mengamati, siswa dapat mengembangkan pola berpikirnya dalam menghubungkan antara teori dan praktik.

Kekurangan:
Memerlukan persiapan yang lebih matang dari segi bahan, peralatan dan juga bahan dan tempat karena jika tidak, justru akan berdampak pada tidak efektifnya proses pembelajaran. Hal tersebut hanya dapat dilakukan oleh guru yang memiliki kemampuan dan keterampilan khusus.
Strategi pembelajaran metode diskusi
Jenis strategi pembelajaran lainnya yaitu dengan menggunakan metode diskusi yaitu dengan menghadapkan siswa pada suatu masalah untuk menemukan solusi yang tepat.

Kelebihan:
Dapat merangsang siswa untuk berpikir lebih kreatif.
Dapat melatih siswa dalam mengungkapkan pendapatnya.
Dapat melatih siswa untuk saling menghargai sudut pandang.

Kekurangan:
Kegiatan diskusi seringkali hanya dikuasai oleh orang-orang tertentu.
Dapat mengaburkan kesimpulan dalam suatu pelajaran, karena topiknya bisa lebih luas.
Seringkali ada perbedaan pendapat yang berujung pada emosi.
Perlu waktu lama untuk mempelajari suatu mata pelajaran tertentu.

4. Metode simulasi
Sedangkan metode simulasi dalam strategi pembelajaran yaitu dengan menghadirkan situasi tiruan agar setiap siswa dapat lebih mudah memahami konsep dan juga materi yang disampaikan.

Kelebihan:
Dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi suatu keadaan yang sebenarnya.
Dapat mengembangkan sisi kreatif seorang siswa saat melakukan proses pembelajaran.
Dapat menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri.
Dapat meningkatkan semangat belajar siswa.

Kekurangan:
Ada beberapa faktor psikologis siswa, misalnya rasa malu ketika sedang melakukan simulasi tersebut.

Adapun tips atau cara menjalankan strategi pembelajaran dengan benar.
Setelah mengetahui jenis serta kelebihan dan kekurangannya, maka berikutnya yaitu memahami tips agar dapat menjalankan strategi pembelajaran dengan baik dan benar. Apa saja? Berikut di antaranya:

1. Mendorong komunikasi kelompok
Tanyakan kepada siswa apa yang ingin mereka capai melalui belajar dan seperti cara apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikannya. Pendidik atau guru dapat meminta para siswa untuk dapat terbuka dan jujur mengenai tantangan yang mereka hadapi. Dengan demikian, para guru dapat memberikan solusi terbaik demi terwujudnya aktivitas belajar mengajar yang nyaman.

2. Cari tahu teknik belajar yang tepat
Guru diharuskan untuk mengetahui apa yang dilakukan oleh para siswa untuk memaksimalkan manfaat waktu belajar. Setelah mendapatkan informasi tersebut, kamu dapat membujuk mereka untuk menuju pengembangan pendekatan baru. Beberapa pendekatan meliputi:

Permainan belajar yaitu dengan menisi beberapa kegiatan dengan permainan belajar sehingga mengurangi suasana pembelajaran.
Sering-seringlah beristirahat yaitu berpikir suatu aktifitas yang menggunakan usaha sehingga juga akan mengurangi tenaga. Ingatkan siswa yang belajar untuk berdiri, meregangkan badan, minum air, berbagi tawa dengan teman-teman mereka, dan kemudian ke proses kegiatan belajar.

3. Menciptakan suasana yang bebas gangguan
Susana yang nyaman dalam arti mencakup banyak hal, mulai dari kebersihan dasar hingga menjalankan kegiatan belajar mengajar dalam suasana yang nyaman dan bebas gangguan. Meski begitu, setiap siswa tentu memiliki pendekatan dan preferensi yang berbeda-beda, di sini pendidik dapat menciptakan suasana tersebut berdasarkan suara terbanyak.

4. Fokus pada eksplorasi dan pemecahan masalah
Kebanyakan manusia menyukai tantangan, terutama hal-hal baru yang memberikan manfaat bagi kehidupan. Strategi pembelajaran yang cerdas dapat mencakup memanfaatkan website pencarian dan melakukan kegiatan berbasis penyelesaian masalah dalam waktu belajar siswa.

5. Pemicu motivasi belajar
Memiliki tujuan dan gagasan yang jelas menjadi landasan besar untuk mencapai keberhasilan. Para guru juga dapat memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil menyelesaikan tugas dengan baik. Dengan begitu, akan memberikan motivasi kepada para siswa untuk belajar lebih giat lagi.

6. Berbagi pendapat
Ibaratkan pelajar memiliki kemampuan untuk berpikir kritis tentang apa yang diajarkan dengan meminta mereka untuk menjelaskannya dengan kata-katanya sendiri. Memiliki minat pada apa yang ingin diketahui dan bagaimana mereka memahami suatu masalah atau tantangan merupakan hal yang sangat berharga dan suatu bentuk apresiasi.

Macam macam strategi pembelajaran

Agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih optimal, pendidik atau guru juga dapat menerapkan berbagai macam strategi pembelajaran, seperti:

1. Strategi inkuiri atau SPI
Strategi inkuiri atau SPI atau strategi bertanya meliputi sejumlah kegiatan pembelajaran yang menitikberatkan pada proses berpikir analitis dan kritis dalam mencari dan menjawab pertanyaan. Sedangkan tanya jawab sering diajukan antara siswa dan guru untuk proses berpikir ini.

2. Strategi ekspositoris atau SPE
Sistem pembelajaran ekspositori merupakan strategi pembelajaran yang menekankan pada proses pemberian pengetahuan atau materi yang diberikan secara lisan oleh guru kepada siswa yang ingin membantu siswa menguasai materi secara efektif.

3. Strategi berdasarkan strategi atau SPBM
Pembelajaran SPBM merupakan strategi pembelajaran yang memadukan beberapa kegiatan pembelajaran yang menonjolkan proses pemecahan masalah ilmiah. SPBM didasarkan pada psikologi kognitif, yang dapat dibebaskan dari asumsi bahwa belajar adalah proses mengubah perilaku melalui pengalaman.

4. Strategi koperasi atau DSS
Metode pembelajaran jenis ini termasuk dalam rangkaian kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok tertentu untuk mencapai rumusan tujuan pembelajaran. Strategi sistem pembelajaran kooperatif menggunakan kelompok kecil atau tim yang terdiri dari empat sampai enam orang yang memiliki latar belakang akademis ras, kuat, atau gender.


Terimakasih jika sudah membaca karangan singkat ini, saya selaku penulis mohon maaf jika ada kekurangan atau kesalahan, akhir kata billahi Taufiq walhidayah wassalamu'alaikum wr.wb

Kamis, 12 Mei 2022

Perangkat pembelajaran

 Nama: Firmansyah

NIM: 1200117

Kelas: 4F (PAI)


Laporan baca


Assalamu'alaikum wr wb


Hamdan wasyukron Lillah amma ba


Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.


Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang perangkat pembelajaran

Perangkat bisa didefinisikan sebagai alat atau perlengkapan, sedangkan pembelajaran adalah proses atau cara menjadikan orang belajar, jadi perangkat pembelajaran ini adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran

Perangkat pembelajaran ini sudah sepatutnya nya menjadi salah satu pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium atau di luar kelas


Terkait Perangkat pembelajaran, sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran merupakan sekumpulan sumber belajar yang memungkinkan guru dan siswa melakukan kegiatan pembelajaran

Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk silabus dan RPP yang mengacu pada standar isi. Selain itu, dalam perencanaan pembelajaran juga dilakukan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian dan skenario pembelajaran

Dapat ditarik kesimpulan dini, bahwa perangkat pembelajaran adalah sekumpulan sumber belajar atau alat pendukung yang digunakan oleh guru dan siswa dalam melakukan proses kegiatan pembelajaran


Perlu kita diketahui, dengan ada nya perangkat pembelajaran dapat mempermudah dalam proses pembelajaran dan proses pembelajaran akan berjalan dengan baik

Dan Ini jenis perangkat pembelajaran yang harus disiapkan oleh guru 

JADWAL PELAJARAN, KALENDER PENDIDIKAN, RPE, PROMES, SILABUS, RPP, ANALISIS HASIL EVALUASI, HASIL ANALISA, REMIDI DAN PENGAYAAN, DAFTAR HADIR SISWA, DAFTAR NILAI SISWA, JURNAL MENGAJAR,nKARTU SOA

“KISI-KISI SOAL

LAMPIRKAN SOAL ULANGAN HARIAN, SOAL UTS , SOAL UJIAN SEMESTER

LAMPIRKAN KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL

Adapun manfaat Manfaat Perangkat Pembelajaran Bagi Guru diantaranya

Dan Berikut ini akan dijelaskan pentingnya perangkat pembelajaran yang perlu dipersiapkan oleh seorang guru, antara lain 

-Perangkat pembelajaran sebagai panduan

-Perangkat pembelajaran adalah sebagai panduan atau pemberi arah bagi seorang guru. Hal tersebut penting karena proses pembelajaran adalah sesuatu yang sistematis dan terpola. Masih banyak guru yang hilang arah atau bingung ditengah-tengah proses pembelajaran hanya karena tidak memiliki perangkat pembelajaran. Oleh karena itu, perangkat pembelajaran memberi panduan apa yang harus dilakukan seorang guru di dalam kelas. Selain itu, perangkat pembelajaran memberi panduan dalam mengembangkan teknik mengajar dan memberi panduan untuk merancang perangkat yang lebih baik


2. Perangkat pembelajaran sebagai tolak ukur

Seorang guru yang profesional tentu mengevaluasi setiap hasil mengajarnya. Begitu pula dengan perangkat pembelajaran. Guru dapat mengevaluasi diri nya sendiri sejauh mana perangkat pembelajaran yang telah dirancang teraplikasi di dalam kelas. Evaluasi tersebut penting untuk terus meningkatkan profesionalime seorang guru. Kegiatan evaluasi bisa dimulai dengan membandingkan dari berbagai aktivitas di kelas, strategi, metode atau bahkan langkah pembelajaran dengan data yang ada di perangkat pembelajaran


3. Perangkat pembelajaran sebagai peningkatan profesionalis

Profesionalisme seorang guru dapat ditingkatkan dengan perangkat pembelajaran. Dengan kata lain, bahwa perangkat pembelajaran tidak hanya sebagai kelengkapan administrasi. tetapi juga sebagai media peningkatan profesionalisme. Seorang guru harus menggunakan dan mengembangkan perangkat pembelajarannya semaksimal mungkin. Memperbaiki segala yang terkait dengan proses pembelajaran lewat perangkatnya. Jika tidak demikian, maka kemampuan sang guru tidak akan berkembang bahkan mungkin menurun


4. Mempermudah

Perangkat pembelajaran mempermudah seorang guru dalam membantu proses fasilitasi pembelajaran. Dengan perangkat pembelajaran, seorang guru mudah menyampaikan materi hanya dengan melihat perangkatnya tanpa harus banyak berpikir dan mengingat


Lanjut ke tujuannya, adapun Tujuan Perangkat Pembelajaran ini ial

Adalah untuk memenuhi keberhasilan seorang guru dalam pembelajaran tersebut


Nah mungkin cukup sekian laporan bacaan yang saya buat, mudah²an kita bisa mengambil hikmah nya dan saya harap juga ilmu ini ada manfaat nya untuk kita di kehidupan sekarang maupun yang akan datang.

Kurang dan lebih nya saya mohon maaf, akhir kata wassalamu'alaikum wr wb


https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.tripven.com/perangkat-pembelajaran/&ved=2ahUKEwip-5nOyNn3AhX4H7cAHYyNBs8QFnoECB8QAQ&usg=AOvVaw2AY-Ko_nHA27DfQo85_be4


Kamis, 28 April 2022

Karakteristik Peserta Didik

Nama: Firmansyah

NIM: 12001172

Kelas: 4F (PAI)



Laporan bacaan.

Assalamu'alaikum wr.wb

Hamdan wasyukron Lillah amma baad

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.

Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang karakteristik peserta didik.

Jadi sebelum jauh masuk ke materi alangkah baiknya kita mengetahui dulu apa itu pengertian karakter.

Karakter secara sederhana nya adalah tabiat, sifat ataupun akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain.

Karakter ini berkaitan erat dengan individu. Karakter dapat bermanfaat dalam berbagai ranah kehidupan. Semisal dalam bersosial, di mana tak sedikit orang memilih untuk berteman dengan orang lainnya yang memiliki karakter yang cocok dengan mereka.

Balik ke pembahasan awal Sebagai guru, kita hendaknya harus mengetahui karakter peserta didik yang berbeda-beda. Sebab, hal itu berkaitan dengan cara kita merancang dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai. Supaya siswa mampu mencapai tujuan pembelajaran, mari kita pahami bersama karakter peserta didik yang unik.

Karakteristik peserta didik ini juga jadi salah satu variabel desain pembelajaran yang berkaitan sama latar belakang siswa. Dengan begitu, pembelajaran bisa dirancang sesuai aspek yang ada di diri siswa seperti kemampuan umum, ekspektasi terhadap pembelajaran, dan ciri-ciri jasmani serta emosional mereka.

Nah, adapun manfaatnya setelah memahami karakteristik peserta didik tersebut diantaranya:

- Mendapat gambaran yang lengkap tentang kemampuan awal siswa sebagai landasan untuk mencapai keberhasilan pembelajaran yang optimal.

Mengetahui jenis pengalaman yang telah dimiliki oleh siswa sehingga bisa memberikan materi secara tepat lewat contoh atau ilustrasi. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah menerima dan menyerap pengetahuan baru yang diberikan.

- Mengetahui latar belakang sosial dan budaya siswa, contohnya tingkat pendidikan orang tua, sosial ekonomi, atau dimensi kehidupan lainnya, agar bisa disesuaikan dengan metode yang efisiens.

- Mendapat informasi tentang tingkat pertumbuhan dan perkembangan siswa, baik jasmani maupun rohani, yang berpengaruh terhadap keberhasilan dan cara belajar mereka.

- Mengetahui aspirasi dan kebutuhan siswa sehingga dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat.

Mengetahui tingkat penguasaan pengetahuan yang sudah diperoleh siswa sebelumnya.

- Mendapat gambaran tentang tingkat penguasaan bahasa siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang bisa jadi pertimbangan dalam menyajikan materi.

Mengetahui sikap dan nilai yang ada dalam diri siswa, sebab hal ini dapat dijadikan pertimbangan untuk merencanakan pengajaran.

- Mengetahui sikap dan nilai yang ada dalam diri siswa, sebab hal ini dapat dijadikan pertimbangan untuk merencanakan pengajaran.

Jadi, banyak sekali hal yang bisa kita dapatkan ketika kita memahami karakteristik peserta didik.

Dan adapun hal hal yang harus diperhatikan khususnya karakteristik ini Dengan mengidentifikasi karakteristik peserta didik, mengapa harus diidentifikasi? Karna dengan hal tersebut guru bisa membedakan, mengoptimalkan, dan mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa.

Yang terakhir Menganalisis Karakteristik Peserta Didik.

Kalau kita sudah mengetahui karakteristik apa saja yang harus diperhatikan, saatnya melakukan pengkajian yang meliputi:

1. Karakteristik Umum

Karakteristik umum berkaitan dengan budaya, suku, agama, gender, dan latar belakang status sosial yang mempengaruhi sikap dan minat belajar siswa. Dengan memperhatikan karakteristik umum siswa ini, kita bisa merancang dan mengimplementasikan pelajaran bermakna yang menjawab kebutuhan unik setiap siswa.

2. Kemampuan Awal Khusus

Kemampuan awal merujuk pada pengetahuan dan keterampilan yang sudah atau belum dimiliki siswa.

Untuk mengetahuinya, kita bisa melakukannya secara informal lewat pertanyaan di kelas, atau lebih formal dengan memberikan tes. Hasilnya akan menentukan apakah siswa memiliki kompetensi yang diperlukan untuk mendapatkan atau mengetahui materi selanjutnya.

3. Gaya Belajar

Gaya belajar mengacu pada ciri-ciri psikologis yang mempengaruhi bagaimana pandangan dan respon peserta didik pada berbagai stimulus yang diberikan. Ciri psikologis yang dimaksud adalah kekuatan dalam memberi persepsi, kebiasaan memproses informasi, motivasi, dan berbagai aspek psikologis lainnya.


Dari Informasi yang didapatkan mulai menganalisis karakteristik umum, kemampuan awal khusus, dan gaya belajar siswa akan membantu kita dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

Nah mungkin cukup sekian laporan bacaan yang saya buat, mudah²an kita bisa mengambil hikmah nya dan saya harap juga ilmu ini ada manfaat nya untuk kita di kehidupan sekarang maupun yang akan datang.

Kurang dan lebih nya saya mohon maaf, akhir kata wassalamu'alaikum wr wb.





https://buguruku.com/pengertian-karakteristik-peserta-didik/

Kamis, 21 April 2022

Manajemen kelas

Nama: Firmansyah

NIM: 12001172

Kelas: 4F (PAI)



Laporan bacaan.

Assalamu'alaikum wr.wb

Hamdan wasyukron Lillah amma baad

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali saya masih diberi umur serta segala nikmat untuk melanjutkan membuat tugas singkat yang tentunya ada manfaat nya untuk saya dan semuanya yaitu laporan bacaan yang berkaitan dengan Segala hal yang ada di Sekolah.

Baik langsung saja yang pertama saya akan melaporkan pemahaman saya pribadi tentang MANAJEMEN KELAS.

Jadi Manajemen kelas ini adalah sebagai sesuatu yang berhubungan dengan pengolahan proses pendidikan untuk mencapai latar belakang manajemen sekolah baik  jangka pendek, jangka menengah, maupun  jangka panjang.  Hal ini dianggap sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dan mengangkat manusia.  Memiliki keimanan dan ketaqwaan, berakhlak mulia, berilmu,  adapun fungsi dari manajemen sekolah ini yaitu proses mengelola sekolah dengan merencanakan, mengorganisasikan, mengajar dan mengawasinya untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Sebagai kepala sekolah, kepala sekolah memposisikan ditentukan di organisasi sekolah. Salah satu titik fokus utama kepala sekolah dalam school management unggul adalah manajemen pembelajaran.

Manajemen sekolah juga bisa didefinisikan sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam upaya peningkatan kinerja sekolah, termasuk keterlibatan guru, siswa, pemimpin sekolah, dan masyarakat termasuk, merupakan pendekatan kebijakan yang ditujukan untuk reformasi sekolah. sistem informasi manajemen dapat dilakukan dengan memperbaiki pendidikan sekolah.


Tujuan manajemen sekolah

Yaitu untuk memberdayakan sekolah melalui pemberian otonomi kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif.

Dari tujuan tersebut tentu ada manfaatnya, diantara nya:

- Meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan sumber daya yang tersedia melalui kemandirian manajemen dan inisiatif sekolah. 


- Meningkatkan kesadaran untuk memberikan pendidikan di antara masyarakat sekolah dan warga dalam pengambilan keputusan bersama. .


- Mengembangkan responsibility sekolah kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah terhadap mutu sekolah. 


- dan yang terakhir memperkuat persaingan sehat antar sekolah untuk tercapainya mutu pendidikan


Prinsip prinsip manajemen sekolah

Implementasi MBS antara lain bertujuan untuk meningkatkan, meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan tanggung jawab kepala satuan pendidikan, meningkatkan kompetisi sehat antar satuan pendidikan, serta meningkatkan efisiensi, relevansi, dan pemerataan pendidikan di daerah. Berdasarkan yang saya baca dari rujukan yang ada Terdapat 5 prinsip pelaksanaan MBS antara lain:


1. Kemandirian

Sekolah yang mandiri dapat diartikan sebagai sekolah yang mampu menyelesaikan segala permasalahan tanpa terlalu mengandalkan campur tangan dari pemerintah pusat. Sekolah diharapkan dapat berupaya menciptakan dan meningkatkan situasi, kondisi, dan budaya kemandirian melalui berbagai cara seperti mengembangkan unit-unit usaha sekolah, membangun kerja sama dengan pihak lain dalam bidang komersial, dan upaya-upaya lain untuk meningkatkan pemasukan pendanaan dan peningkatan program sekolah. 


2. Kemitraan 

Prinsip kemitraan adalah suatu bentuk kerja sama antara sekolah dengan para pemangku kepentingan. Esensi kemitraan pada dasarnya adalah untuk meningkatkan keterlibatan, kepedulian, kepemilikan, dan dari masyarakat baik berupa dukungan moral, pemikiran, tenaga, material, maupun finansial. Bentuk kemitraan yang dapat dilakukan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah sesuai kategori sekolah. Pastikan kemitraan yang terjalin saling menguntungkan dan bersifat sejajar.


3. Pertisipasi

Partisipasi dapat dimaknai sebagai keterlibatan para pemangku kepentingan secara aktif. Konteks partisipasi dalam implementasi MBS antara lain dalam hal pengambilan keputusan, pembuatan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan di sekolah. Tujuan utama peningkatan partisipasi antara lain untuk meningkatkan kontribusi, memberdayakan kemampuan pemangku kepentingan, meningkatkan peran pemangku kepentingan, dan menjamin agar setiap keputusan yang diambil mewakili aspirasi pemangku kepentingan. Upaya peningkatan partisipasi di satuan pendidikan dapat diwujudkan melalui penyediaan sarana partisipasi, advokasi, publikasi sekaligus transparansi terhadap pemangku kepentingan. 


4. Keterbukaan

Sebagai lembaga pendidikan formal yang memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat, maka prinsip keterbukaan sangat penting diimplementasikan. Keterbukaan dapat membangun kepercayaan publik terhadap program-program yang dijalankan oleh sekolah. Upaya yang dapat dilakukan oleh satuan pendidikan untuk membangun keterbukaan kepada publik yaitu dengan mendayagunakan berbagai jalur komunikasi yang tersedia untuk menyampaikan berbagai program yang akan dijalankan serta menyampaikan laporan dari setiap program yang telah berjalan.


5. Akuntabilitas

Akuntabilitas merupakan prinsip yang sangat penting dijalankan oleh sekolah. Akuntabilitas memiliki arti suatu keadaan dimana suatu hal dapat dipertanggungjawabkan. Upaya peningkatan akuntabilitas dapat dilakukan dengan menyusun pedoman pemantauan kinerja satuan pendidikan, menyusun rencana pengembangan sekolah, memberikan tanggapan terhadap pertanyaan dan pengaduan publik. 


https://www.google.com/amp/s/theconversation.com/amp/manajemen-sekolah-adalah-kunci-sukses-siswa-tapi-kualitas-kepala-sekolah-di-indonesia-meragukan-129626




Laporan bacaan

Nama: Firmansyah NIM: 12001172 Kelas: 4F (PAI) Laporan bacaan. Assalamu'alaikum wr.wb Hamdan wasyukron Lillah amma baad Alhamdulil...